Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23728 | 18 Jan 2026
Klinis : DPH 2 penurunan kesadaran, membuka muka dengan rangsangan suara KU : Lemah GCS E3V2M1 TD : 125/74 HR : 59 RR : 20 S : 36.2 SpO2 : 99 Mata :CA -/-, SI -/- Thorax : SDV +/+, Rhonki -/-, WH -/- BJ I-II, reguler, bising (-) Abdomen :supel, BU (+) Ekstremitas Superior : akral dingin +/+, CRT < 2 dtk, oedem -/- Ekstremitas Inferior : akral hangat +/+, CRT < 2 dtk, oedem -/- pemeriksaan neurologis motorik: +1/+1/+1/+1 sensorik: -/-/-/- n.II: + blink to threat: + visual pursuit: + voluntary movement: + n.III: + nihss:33 lab 17/01 hb: 13,51 hct: 41,1 AL: 13,34 AT: 101 gds: 121 ur: 80,2 cr: 0,42 17/01 na: 152 (H) k: 3,8 cl: 117 (H) ca: 1,1 ph: 7,73 17/01 gds: 113 hba1c: 6,2 profil lipid 17/01 kolesterol total: 166 HDL: 28 (L) LDL: 117 trigliserida: 173 asam urat: 4,8 ctscan kepala 17/01/26 Kesan : - Lesi hipodens di sinus maxillaris dextra et sphenoidales dextra , curiga suatu akumulasi cairan, DD : sinusitis - Atrophy cerebri - Tak tampak EDH, SDH, SAH, ICH, maupun IVH pada Head CT Scan saat ini - Tak tampak gambaran herniasi 29/12/25 Kesan : - Lacunar infark cerebri di parietalis sinistra - Atrofi cerebri - Tak tampakperdarahan intracerebri maupun intracerebelli ro thorax 17/01 Kesan : - Cardiomegali dan Pulmo normal - Elongatio aortae
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: D.0010
Deskripsi Singkat: Risiko terjadinya ketidakadekuatan suplai darah yang dipompa oleh jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.
Kode SLKI: L.03101
Deskripsi : Curah jantung adekuat yang ditunjukkan dengan: 1) Tekanan darah dalam rentang yang diharapkan, 2) Denyut nadi dalam rentang yang diharapkan, 3) Nadi perifer teraba, 4) Kulit hangat dan kering, 5) Tidak ada edema paru, 6) Haluaran urine adekuat.
Kode SIKI: I.05001
Deskripsi : Monitor tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu). Monitor status hemodinamik (tekanan darah, nadi, isi nadi, pengisian kapiler). Monitor status pernapasan (frekuensi, irama, bunyi napas, saturasi oksigen). Monitor keseimbangan cairan (intake dan output, turgor kulit, membran mukosa). Kolaborasi pemberian terapi cairan dan obat sesuai indikasi. Posisikan pasien untuk memaksimalkan perfusi (misalnya, kepala datar/tanpa bantal tinggi sesuai kondisi neurologis). Lindungi dari hipotermia atau hipertermia. Ajarkan keluarga untuk melaporkan tanda-tanda penurunan curah jantung seperti sesak napas, pusing, lemas, atau penurunan kesadaran.
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Serebral
Kode SDKI: D.0137
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan sirkulasi darah ke otak yang dapat mengakibatkan ketidakadekuatan nutrisi dan oksigen untuk memenuhi kebutuhan metabolisme sel otak.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Perfusi jaringan serebral adekuat yang ditunjukkan dengan: 1) Tingkat kesadaran dalam rentang yang diharapkan, 2) Fungsi kognitif dalam rentang yang diharapkan, 3) Tanda-tanda vital dalam rentang yang diharapkan, 4) Tidak ada peningkatan tekanan intrakranial.
Kode SIKI: I.08001
Deskripsi : Monitor status neurologis (GCS, pupil, refleks, kekuatan motorik, fungsi sensorik) secara berkala. Monitor tanda-tanda vital dan bandingkan dengan nilai sebelumnya. Pertahankan posisi kepala tempat tidur 30 derajat (kecuali kontraindikasi seperti hipotensi) untuk meningkatkan aliran balik vena dan menurunkan tekanan intrakranial. Hindari manuver yang dapat meningkatkan tekanan intrakranial (batuk, mengejan, fleksi/rotasi leher yang berlebihan). Monitor dan pertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit. Kolaborasi pemberian terapi oksigen untuk mempertahankan saturasi oksigen >95%. Kolaborasi pemberian terapi medikasi sesuai indikasi (misalnya, untuk mengontrol tekanan darah atau edema serebri). Minimalkan stimulasi lingkungan (cahaya, suara) yang tidak perlu. Ajarkan keluarga untuk melaporkan setiap perubahan status neurologis pasien.
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: D.0045
Deskripsi Singkat: Keterbatasan dalam pergerakan fisik yang independen dan bertujuan.
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Mobilitas fisik meningkat yang ditunjukkan dengan: 1) Pergerakan tubuh sesuai kemampuan, 2) Kekuatan otot meningkat, 3) Rentang gerak sendi dalam rentang yang diharapkan, 4) Tidak terjadi kontraktur, 5) Tidak terjadi atrofi otot.
Kode SIKI: I.04001
Deskripsi : Kaji tingkat ketergantungan pasien dalam mobilitas (misalnya, menggunakan skala). Lakukan latihan rentang gerak (ROM) pasif pada ekstremitas yang mengalami kelemahan (motorik +1). Ubah posisi pasien secara teratur setiap 2 jam untuk mencegah dekubitus dan kontraktur. Gunakan bantal atau alat bantu untuk mempertahankan posisi anatomi dan mencegah foot drop. Kolaborasi dengan fisioterapis untuk rencana mobilisasi bertahap sesuai kondisi neurologis pasien. Ajarkan keluarga teknik perawatan posisi dan ROM pasif yang benar. Monitor kondisi kulit terutama di area tonjolan tulang dan area yang tertekan. Berikan alas tempat tidur yang sesuai untuk mengurangi tekanan.
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: D.0128
Deskripsi Singkat: Risiko variasi kadar glukosa darah dari rentang normal yang dapat mengancam kesehatan.
Kode SLKI: L.07101
Deskripsi : Kadar glukosa darah stabil yang ditunjukkan dengan: 1) Kadar glukosa darah dalam rentang yang diharapkan, 2) Tidak ada tanda dan gejala hipoglikemia atau hiperglikemia.
Kode SIKI: I.07101
Deskripsi : Monitor kadar glukosa darah secara berkala sesuai program. Observasi tanda dan gejala hipoglikemia (lemah, diaforesis, gemetar, penurunan kesadaran) dan hiperglikemia (poliuri, polidipsi, lemas). Kolaborasi pemberian terapi insulin atau antidiabetik oral sesuai program dan hasil pemantauan glukosa darah. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk penyusunan diet sesuai kebutuhan kalori dan kondisi pasien. Ajarkan keluarga tentang tanda-tanda darimana hipo/hiperglikemia dan tindakan yang harus dilakukan. Pastikan asupan nutrisi sesuai dengan rencana terapi diet.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0069
Deskripsi Singkat: Risiko meningkatnya respons tubuh terhadap patogen.
Kode SLKI: L.06101
Deskripsi : Tidak terjadi infeksi yang ditunjukkan dengan: 1) Tanda-tanda vital dalam rentang yang diharapkan, 2) Tidak ada tanda-tanda infeksi (demam, kemerahan, bengkak, nyeri, pus), 3) Hasil laboratorium dalam rentang normal.
Kode SIKI: I.06101
Deskripsi : Lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan pada pasien. Lakukan perawatan kebersihan diri pasien (mandi, perawatan mulut) untuk mengurangi sumber infeksi. Monitor tanda-tanda vital, terutama suhu tubuh, sebagai indikator dini infeksi. Lakukan perawatan luka atau area kulit yang rusak dengan teknik aseptik (jika ada). Monitor tanda-tanda infeksi pernapasan (perubahan sekret, peningkatan rhonki) mengingat ada temuan sinusitis pada CT Scan. Kolaborasi pemberian terapi antibiotik jika diperlukan. Ajarkan keluarga dan pengunjung tentang pentingnya kebersihan tangan. Batasi pengunjung jika diperlukan untuk mengurangi paparan patogen.
-
Article No. 23729 | 18 Jan 2026
Klinis : 1. Ny. N mengatakan keluarga belum rutin memantau kesehatannya. 2. Ny. N mengatakan jarang diingatkan untuk minum obat oleh anggota keluarga. 3. Ny. N mengatakan biasanya melakukan kontrol kesehatan sendiri tanpa pendampingan keluarga. 4. Ny. N mengatakan sering lupa minum obat karena mengurus cucu dan pekerjaan rumah tangga. 5. Ny. N mengatakan tidak memahami secara pasti jadwal dan dosis obat hipertensi yang harus diminum. 6. Ny. N mengatakan merasa kurang diperhatikan terkait kondisi kesehatannya oleh anak-anak. 7. Ny. N mengatakan keluarga menganggap tekanan darah tinggi sebagai hal biasa karena tidak selalu menimbulkan keluhan. 8. Ny. N mengatakan belum pernah diajarkan cara memantau tekanan darah secara mandiri di rumah. 9. Ny. N mengatakan tidak ada kesepakatan dalam keluarga mengenai siapa yang bertanggung jawab mengingatkan minum obat atau kontrol kesehatan.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: ```html