Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23511 | 07 Jan 2026
Klinis : Pasien post penurunan kesadaran KU Lemah, GCS E4V2M4 TD : 141/95 HR : 136 RR : 39 S 37. 5 SpO2 : 82 Status Generalis Mata CA -/-, SI -/-, RC +/+, pupil isokor 3mm/3mm Mulut : lidah kotor (-), mukosa bibir kering (-), deviasi lidah (-) Thorax : SDV +/+ rhonki -/- , wheezing -/-, retraksi -/- Abdomen : supel, BU (+) dbn, timpani (+), nyeri tekan (-) Eks. superior : akral hangat (+/+), oedem (-/-), ikterik (-/-), CRT <3 detik Eks. inferior : akral hangat (+/+), oedem (-/-), ikterik (-/-), CRT <3 detik Status Neurologis Sensorik +/+/+/+ Kekuatan motorik: +2/+3/+2/+3 Refleks fisiologis: +2/+2/+2/+2 Refleks patologis: (-/-/-/-) Lab 4/1/26 Lekosit 10.92 Glukosa Darah Sewaktu 140 Ureum 42.8 CT scan kepala 4/1/26 Kesan: - Intracerebelli hemorrhagic di vermis cerebelli sinistra - Lesi hipodens di sinus maxillaris dextra dan sphenoidales dextra serta cavum ethmoidales dextra et sinistra , curiga suatu akumulasi cairan, DD : perdarahan? - Infark di periventrikel dextra - Atrophy cerebri dengan tanda tanda hydrocephalus obstruktivus - Tak tampak EDH, SAH, maupun IVH pada Head CT Scan saat ini - Tak tampak gambaran hernias Ro. thorax 4/1/26 Kesan : - Pneumonia dan Cardiomegali
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Penurunan Perfusi Jaringan Otak
Kode SDKI: 0004
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan suplai darah dan oksigen ke jaringan otak yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan metabolisme sel-sel otak.
Kode SLKI: 0401
Deskripsi : Perfusi jaringan otak membaik. Ditandai dengan: 1) Tekanan darah dalam rentang yang dapat diterima; 2) Denyut jantung dalam rentang yang dapat diterima; 3) Status neurologis stabil atau membaik; 4) Tidak ada keluhan sakit kepala; 5) Pernapasan dalam rentang yang dapat diterima; 6) Saturasi oksigen dalam rentang yang dapat diterima; 7) Warna kulit normal; 8) Suhu kulit normal.
Kode SIKI: 0401
Deskripsi : 1) Monitor tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu) dan status neurologis (GCS, pupil, kekuatan motorik) secara teratur dan berkelanjutan. 2) Pertahankan posisi kepala tempat tidur 30 derajat (kecuali kontraindikasi) untuk meningkatkan aliran balik vena dan mengurangi tekanan intrakranial. 3) Kolaborasi pemberian terapi oksigen sesuai kebutuhan untuk mempertahankan saturasi oksigen >95%. 4) Lakukan suction dengan teknik steril dan hati-hati sesuai indikasi untuk menjaga jalan napas paten tanpa meningkatkan tekanan intrakranial. 5) Monitor nilai analisa gas darah dan saturasi oksigen. 6) Berikan cairan intravena sesuai program terapi untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit. 7) Kolaborasi pemberian obat-obatan sesuai program (seperti antihipertensi, diuretik osmotik, neuroprotektor). 8) Minimalkan stimulasi yang dapat meningkatkan tekanan intrakranial (misalnya, menghindari valsava maneuver, menangani nyeri, mengurangi kebisingan). 9) Observasi dan catat setiap perubahan status neurologis atau tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial. 10) Kolaborasi dalam pemantauan tekanan intrakranial jika diperlukan.
Kondisi: Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: 0008
Deskripsi Singkat: Ketidakmampuan untuk membersihkan sekret atau obstruksi dari saluran napas untuk mempertahankan jalan napas yang paten.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Bersihan jalan napas efektif. Ditandai dengan: 1) Suara napas bersih; 2) Tidak ada sianosis; 3) Frekuensi napas dalam rentang normal; 4) Ekspansi dada simetris; 5) Tidak menggunakan otot bantu napas; 6) Dahak dapat dikeluarkan; 7) Nilai analisa gas darah dalam batas normal; 8) Saturasi oksigen dalam batas normal.
Kode SIKI: 0801
Deskripsi : 1) Auskultasi suara napas tiap 2-4 jam atau sesuai kebutuhan untuk mendeteksi adanya penurunan atau penambahan suara napas abnormal (ronkhi, wheezing). 2) Lakukan fisioterapi dada (postural drainage, perkusi, dan vibrasi) sesuai indikasi dan kondisi pasien. 3) Lakukan suction jalan napas atas dan bawah (dengan teknik steril) sesuai indikasi untuk mengeluarkan sekret. 4) Ajarkan dan bantu latihan napas dalam dan batuk efektif jika pasien kooperatif. 5) Pertahankan posisi semi-fowler atau fowler untuk memudahkan ekspansi paru. 6) Berikan hidrasi adekuat (sesuai program) untuk mengencerkan sekret. 7) Kolaborasi pemberian terapi nebulizer atau obat bronkodilator serta mukolitik sesuai program. 8) Monitor saturasi oksigen secara terus menerus dan analisa gas darah secara berkala. 9) Kolaborasi pemberian terapi oksigen untuk mempertahankan saturasi oksigen >95%. 10) Observasi karakteristik sputum (jumlah, warna, konsistensi).
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: 0009
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbon dioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: 0901
Deskripsi : Pertukaran gas efektif. Ditandai dengan: 1) Saturasi oksigen dalam batas normal; 2) Nilai analisa gas darah dalam batas normal; 3) Frekuensi napas dalam rentang normal; 4) Tidak menggunakan otot bantu napas; 5) Tidak ada sianosis; 6) Status mental dalam rentang normal; 7) Tidak ada gelisah.
Kode SIKI: 0901
Deskripsi : 1) Monitor saturasi oksigen (SpO2) secara terus menerus. Pada pasien ini, SpO2 82% menunjukkan gangguan pertukaran gas yang berat dan memerlukan intervensi segera. 2) Kolaborasi pemberian terapi oksigen dengan alat dan konsentrasi yang sesuai (misalnya, nasal kanul, masker non rebreathing, atau ventilator mekanik) untuk mencapai target SpO2 >95%. 3) Auskultasi suara napas secara berkala untuk mendeteksi adanya suara tambahan yang dapat memperburuk pertukaran gas. 4) Monitor tanda-tanda klinis hipoksia (sianosis, takipnea, takikardia, gelisah, penurunan kesadaran). 5) Kolaborasi dalam pemeriksaan analisa gas darah (AGD) untuk menilai status asam-basa dan gas darah secara akurat. 6) Pertahankan posisi semi-fowler atau fowler tinggi untuk mengoptimalkan ekspansi paru dan ventilasi. 7) Lakukan suction dengan hati-hati dan steril untuk menjaga jalan napas paten dari sekret. 8) Bantu dan ajarkan latihan napas dalam jika memungkinkan. 9) Kolaborasi pemberian obat-obatan sesuai penyebab (seperti antibiotik untuk pneumonia, bronkodilator). 10) Monitor respons pasien terhadap terapi oksigen yang diberikan.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: 0022
Deskripsi Singkat: Risiko meningkatnya respons terhadap patogen atau kondisi patogen.
Kode SLKI: 2201
Deskripsi : Risiko infeksi tidak terjadi. Ditandai dengan: 1) Tanda-tanda vital dalam rentang normal; 2) Tidak ada tanda-tanda infeksi lokal (kemerahan, panas, bengkak, nyeri, pus) maupun sistemik; 3) Hasil laboratorium dalam batas normal; 4) Luka bersih, kering, dan tidak ada tanda infeksi.
Kode SIKI: 2201
Deskripsi : 1) Monitor tanda-tanda vital, terutama suhu tubuh, secara teratur. Suhu 37.5°C pada pasien ini perlu dipantau ketat sebagai indikator awal infeksi. 2) Lakukan cuci tangan dengan teknik aseptik sebelum dan setelah melakukan tindakan pada pasien. 3) Pertahankan teknik aseptik dan steril pada setiap prosedur invasif (seperti pemasangan infus, suction, perawatan luka). 4) Lakukan perawatan kebersihan diri pasien (mandi, perawatan mulut, area lipatan) secara rutin untuk mengurangi reservoir mikroorganisme. 5) Monitor hasil laboratorium (seperti peningkatan leukosit >10.92 ribu/µL) sebagai tanda infeksi sistemik. 6) Kolaborasi pemberian antibiotik sesuai program dan program terapi, dengan tepat waktu dan tepat dosis. 7) Tingkatkan nutrisi pasien untuk mendukung sistem imun. 8) Lakukan fisioterapi dada dan perubahan posisi secara teratur untuk mencegah penumpukan sekret dan pneumonia. 9) Batasi pengunjung jika diperlukan dan gunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. 10) Ajarkan pada keluarga tentang tanda-tanda infeksi dan pentingnya pencegahan infeksi.
-
Article No. 23512 | 07 Jan 2026
Klinis : Pasien post penurunan kesadaran, anggota gerak kanan lemah Ku Lemah, E4V2M4 TD : 187/115 HR : 80 RR : 18 SPO : 97 S : 37,3 Status Generalis Mata CA -/-, SI -/-, RC +/+, pupil isokor 3mm/3mm Mulut : lidah kotor (-), mukosa bibir kering (-), deviasi lidah (-) Thorax : SDV +/+ rhonki -/- , wheezing -/-, retraksi -/- Abdomen : supel, BU (+) dbn, timpani (+), nyeri tekan (-) Eks. superior : akral hangat (+/+), oedem (-/-), ikterik (-/-), CRT <3 detik Eks. inferior : akral hangat (+/+), oedem (-/-), ikterik (-/-), CRT <3 detik Status Neurologis Sensorik +/+/+/+ Kekuatan motorik: +2/+5/+2/+5 Refleks fisiologis: +1/+1/+2/+2 Refleks patologis: (-/-/-/-) Lab 5/1/26 Lekosit 14.44 Natrium (Na) 139 Kalium (K) 3.6 Chlorida (Cl) 106 Calsium (Ca2+) 1.1 CT Scan kepala 5/1/26 Kesan: - Intracerebral hemorrhagic di lobus temporalis sinistra yang menyempitkan ventrikel lateralis sinistra cornu anterior et posterior dengan perifocal oedema di sekitarnya. - Sinusitis maxilaris dextra Ro. thorax 5/1/26 Kesan : Cardiomegali dan Pulmo normal
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Penurunan Perfusi Jaringan Otak
Kode SDKI: D.0018
Deskripsi Singkat: Status dimana individu berisiko mengalami penurunan sirkulasi darah (nutrisi dan oksigen) ke jaringan otak yang dapat mengganggu fungsi neurologis.
Kode SLKI: L.14014
Deskripsi : Perfusi jaringan otak membaik, ditandai dengan: 1) Tekanan darah dalam rentang yang diharapkan, 2) Status neurologis stabil atau membaik (kesadaran, GCS, kekuatan motorik), 3) Tidak ada keluhan sakit kepala hebat, mual, muntah proyektil, 4) Tanda vital dalam batas normal.
Kode SIKI: I.14063
Deskripsi : 1) Monitor status neurologis secara berkala (tingkat kesadaran, GCS, ukuran dan reaksi pupil, kekuatan motorik, refleks). 2) Monitor dan catat tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu, SpO2). 3) Posisikan kepala tempat tidur 30 derajat, hindari fleksi/ekstensi leher berlebihan. 4) Pertahankan kestabilan kepala dan leher. 5) Kolaborasi pemberian terapi untuk mengontrol tekanan darah dan tekanan intrakranial sesuai instruksi. 6) Monitor hasil pemeriksaan penunjang (CT Scan). 7) Berikan oksigen sesuai kebutuhan. 8) Minimalkan stimulasi lingkungan (suara, cahaya). 9) Hindari manuver valsava (mengedan). 10) Lakukan perawatan dengan teknik non-penanganan (misal: mengubah posisi dengan hati-hati).
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: D.0044
Deskripsi Singkat: Keterbatasan dalam pergerakan fisik secara mandiri dan bertujuan.
Kode SLKI: L.04005
Deskripsi : Mobilitas fisik membaik, ditandai dengan: 1) Dapat melakukan pergerakan secara mandiri sesuai kemampuan, 2) Kekuatan otot meningkat, 3) Rentang gerak sendi dalam batas normal/fungsional, 4) Tidak terjadi kontraktur, 5) Menggunakan alat bantu mobilitas dengan tepat (jika diperlukan).
Kode SIKI: I.04029
<>Deskripsi : 1) Kaji tingkat mobilitas dan kekuatan otot (skala 0-5). 2) Bantu latihan rentang gerak (ROM) pasif/aktif pada ekstremitas yang lemah dan yang sehat. 3) Ubah posisi pasien secara teratur setiap 2 jam. 4) Posisikan tubuh dalam alignment yang tepat, gunakan bantal untuk penyangga. 5) Bantu mobilisasi bertahap (dari baring-duduk-berdiri) sesuai toleransi dan kondisi neurologis. 6) Gunakan alat bantu mobilitas (contoh: sabuk transfer, kursi roda) jika diperlukan. 7) Ajarkan dan bantu latihan penguatan otot. 8) Kolaborasi dengan fisioterapis. 9) Ajarkan teknik menghemat energi selama aktivitas. 10) Berikan pujian atas setiap usaha dan kemajuan mobilitas.
Kondisi: Risiko Cedera
<>Kode SDKI: D.0060Deskripsi Singkat: Status dimana individu berisiko mengalami cedera fisik akibat faktor internal dan/atau eksternal.
Kode SLKI: L.06005
Deskripsi : Risiko cedera berkurang/tidak terjadi cedera, ditandai dengan: 1) Lingkungan aman, 2) Menggunakan alat pelindung/penunjang dengan tepat, 3) Tidak ada tanda-tanda cedera (memar, lecet, jatuh), 4) Keluarga/pasien memahami faktor risiko dan upaya pencegahan.
Kode SIKI: I.06023
Deskripsi : 1) Identifikasi faktor risiko cedera (hemiparesis/kelemahan sebelah tubuh, penurunan kesadaran, hipertensi). 2) Pastikan lingkungan aman (pagar tempat tidur terpasang, lantai tidak licin, pencahayaan cukup, barang-barang dalam jangkauan). 3) Gunakan restraint yang sesuai jika diperlukan (setelah pertimbangan ketat dan sesuai protokol). 4) Tempatkan bel atau alat panggil dalam jangkauan pasien. 5) Bantu aktivitas dan mobilisasi. 6) Ajarkan pasien/keluarga untuk meminta bantuan saat akan berpindah. 7) Monitor tanda vital terutama tekanan darah untuk mencegah hipotensi ortostatik atau krisis hipertensi yang memicu jatuh. 8) Pastikan alat bantu jalan (walker, tongkat) dalam kondisi baik dan digunakan dengan benar. 9) Berikan alas kaki yang tidak licin. 10) Lakukan edukasi pada keluarga tentang pencegahan cedera di rumah.
-
Article No. 23513 | 07 Jan 2026
Klinis : pasien tidak sadar
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Penurunan Kesadaran (Tidak Sadar)
Kode SDKI: 0016
Deskripsi Singkat: Gangguan kesadaran adalah keadaan dimana individu mengalami penurunan, perubahan, atau hilangnya respons terhadap rangsangan dari lingkungan eksternal dan internal. Kondisi ini dapat bervariasi mulai dari kebingungan ringan, somnolen, hingga koma. Pada pasien yang tidak sadar (seperti koma), terjadi kegagalan dalam siklus bangun-tidur dan tidak ada kesadaran terhadap diri maupun lingkungan. Diagnosa ini mencakup gangguan pada fungsi serebral yang mengatur kesadaran, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti trauma kepala, stroke, infeksi sistem saraf pusat, gangguan metabolik (hipoglikemia, ketoasidosis), hipoksia, intoksikasi, atau efek samping obat. Dampaknya sangat luas, meliputi ancaman langsung terhadap kelangsungan hidup karena gangguan pada jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi, serta risiko komplikasi sekunder seperti aspirasi, infeksi, dekubitus, dan kontraktur sendi. Perawat berperan kritis dalam memantau status neurologis, mempertahankan fungsi vital, mencegah komplikasi, dan memberikan dukungan kepada keluarga yang menghadapi situasi kritis ini.
Kode SLKI: 1401
Deskripsi : SLKI 1401 berfokus pada Pemantauan Status Neurologis. Luaran yang diharapkan adalah status neurologis pasien dapat dipertahankan atau membaik, yang ditandai dengan: 1) Tingkat kesadaran (GCS) yang stabil atau meningkat mendekati nilai normal; 2) Ukuran pupil, bentuk, kesamaan, dan reaksi terhadap cahaya dalam batas normal; 3) Refleks-refleks batang otak (seperti refleks kornea, muntah, batuk) yang tetap ada; 4) Tanda-tanda vital yang stabil; serta 5) Tidak ada atau berkurangnya tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial (seperti sakit kepala hebat, muntah proyektil, penurunan kesadaran lebih lanjut, perubahan pola pernapasan). Pemantauan ini dilakukan secara ketat, teratur, dan terdokumentasi dengan baik menggunakan alat ukur standar seperti Glasgow Coma Scale (GCS). Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini setiap perubahan atau deteriorasi status neurologis yang dapat mengancam jiwa, sehingga intervensi medis dan keperawatan yang tepat dapat segera diberikan. Pemantauan yang komprehensif juga membantu dalam mengevaluasi efektivitas terapi yang sedang dijalani pasien.
Kode SIKI: 3520
Deskripsi : SIKI 3520 adalah Intervensi Manajemen Jalan Napas. Intervensi ini mencakup serangkaian tindakan sistematis untuk memastikan patensi dan keamanan jalan napas pasien tidak sadar. Langkah-langkah utamanya meliputi: 1) **Penilaian**: Memantau bunyi napas, frekuensi, irama, dan upaya pernapasan; mengobservasi adanya sianosis; dan memeriksa adanya sumbatan. 2) **Pemosisian**: Menempatkan pasien dalam posisi lateral atau semi-prone (jika tidak ada kontraindikasi) atau kepala agak ekstensi (chin-lift/jaw-thrust) untuk mencegah lidah jatuh menutup jalan napas dan memudahkan drainase sekret. 3) **Pembersihan Jalan Napas**: Melakukan penghisapan lendir (suction) dari mulut, hidung, dan jika terpasang, dari endotrakeal tube atau trakeostomi secara steril dan hati-hati untuk mencegah trauma dan hipoksia. 4) **Alat Bantu**: Memasang dan merawat alat bantu jalan napas seperti nasopharyngeal airway (NPA) atau oropharyngeal airway (OPA) jika diperlukan, serta memastikan cuff pada tube endotrakeal terinflasi dengan tekanan yang tepat. 5) **Oksigenasi**: Memastikan pemberian oksigen tambahan sesuai order dan memonitor saturasi oksigen (SpO2) secara terus menerus. 6) **Kesiapan Resusitasi**: Menyiapkan alat emergensi seperti bag-valve-mask (BVM) di dekat pasien. Tindakan ini fundamental karena kegagalan jalan napas pada pasien tidak sadar dapat dengan cepat berakibat fatal akibat hipoksia. Semua tindakan dilakukan dengan prinsip sterilitas dan kenyamanan pasien, serta didokumentasikan dengan lengkap.
-
Article No. 23514 | 07 Jan 2026
Klinis : pasien tidak sadar
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Penurunan Kesadaran (Tidak Sadar)
Kode SDKI: 0016
Deskripsi Singkat: Penurunan kesadaran adalah keadaan di mana seseorang mengalami penurunan kemampuan untuk berespons terhadap rangsangan dari lingkungan, mulai dari kebingungan ringan hingga koma. Kondisi ini merupakan kegawatdaruratan medis yang memerlukan penilaian dan intervensi segera untuk mencegah kerusakan neurologis lebih lanjut dan mengidentifikasi penyebab yang mendasarinya.
Kode SLKI: 1001
Deskripsi : SLKI 1001: Pemantauan Status Neurologi. Intervensi ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara dini perubahan status neurologis pasien dan mencegah komplikasi. Perawat akan melakukan pemantauan ketat dan berkelanjutan terhadap tingkat kesadaran pasien menggunakan skala yang terstandarisasi seperti Glasgow Coma Scale (GCS). Selain itu, perawat juga akan memantau tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu), reaksi pupil terhadap cahaya, ukuran dan kesamaan kedua pupil, serta respons motorik. Pemantauan ini dilakukan secara berkala dan dicatat dengan cermat untuk mendeteksi setiap penurunan atau perbaikan. Perawat juga mengamati adanya tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial seperti sakit kepala, muntah proyektil, perubahan pola pernapasan, atau penurunan tingkat kesadaran lebih lanjut. Pemantauan yang akurat dan terdokumentasi dengan baik sangat penting untuk evaluasi perkembangan pasien dan penyesuaian rencana perawatan.
Kode SIKI: 2001
Deskripsi : SIKI 2001: Tingkat Kesadaran Membaik. Kriteria hasil ini menunjukkan keberhasilan intervensi keperawatan yang ditandai dengan peningkatan respons pasien terhadap rangsangan dari lingkungan. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan skor Glasgow Coma Scale (GCS) menuju nilai normal (15). Pasien menunjukkan kemampuan untuk membuka mata secara spontan atau terhadap rangsang suara. Respon verbal pasien meningkat, dari tidak ada suara menjadi mengeluarkan suara yang tidak jelas, kata-kata yang tidak tepat, hingga dapat berorientasi terhadap orang, tempat, dan waktu. Respon motorik juga membaik, dari tidak ada gerakan, menjadi ekstensi abnormal (dekortikasi/deserebrasi), penarikan terhadap nyeri, hingga dapat melokalisasi nyeri atau mengikuti perintah sederhana seperti "angkat tangan". Peningkatan kesadaran ini juga diikuti dengan stabilnya tanda-tanda vital dan tidak adanya tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial. Pencapaian kriteria ini menunjukkan bahwa penyebab penurunan kesadaran sedang ditangani dengan efektif dan fungsi neurologis pasien mengalami pemulihan, yang mengurangi risiko komplikasi jangka panjang seperti kerusakan otak permanen. Perawat akan terus memantau dan mendokumentasikan perkembangan ini sebagai evaluasi keberhasilan asuhan keperawatan.
-
Article No. 23516 | 07 Jan 2026
Klinis : dalam asuhan keperawatan maternitas ada unsur holistik : biologi, psikologi, sosial dan spiritual. carilah diagnosa yang cocok dan sesuaikan dengan kasus ibu post partum spontan dan berikan alasannya.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Peran Ibu (Maternal Role Risk) dan Kecemasan
Kode SDKI: D.0078
Deskripsi Singkat: Risiko ketidakmampuan ibu dalam menunjukkan perilaku pengasuhan yang mendukung kesejahteraan dan perkembangan bayi, serta beradaptasi dengan peran barunya, yang dapat dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, sosial, dan spiritual.
Kode SLKI: L.03116
Deskripsi : Perilaku pengasuhan bayi efektif. Intervensi keperawatan difokuskan untuk memfasilitasi adaptasi ibu terhadap peran barunya secara holistik. Secara biologis, perawat memastikan ibu memahami proses pemulihan fisik pascapersalinan, perawatan luka (jika ada), manajemen nyeri, nutrisi, dan istirahat yang cukup untuk mendukung kemampuan mengasuh. Ibu diajarkan teknik menyusui yang benar, perawatan tali pusat, memandikan bayi, dan mengenali tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir. Secara psikologis, intervensi ditujukan untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri. Perawat memberikan edukasi tentang perubahan emosi pascapersalinan (baby blues), mendorong ekspresi perasaan, memberikan pujian atas usaha yang dilakukan, dan melibatkan ibu dalam pengambilan keputusan perawatan bayi. Dukungan sosial dibangun dengan mengidentifikasi dan mengoptimalkan sistem pendukung seperti suami, keluarga, atau kerabat. Perawat memfasilitasi komunikasi yang efektif antara ibu dan anggota keluarga, mendorong partisipasi keluarga dalam perawatan bayi, serta memberikan informasi tentang kelompok dukungan ibu (support group) di komunitas jika diperlukan. Dari aspek spiritual, perawat membantu ibu menemukan makna dan tujuan dari peran barunya sebagai ibu, menghargai nilai-nilai dan keyakinan spiritual yang mempengaruhi pola asuh, serta memberikan dukungan untuk menjalankan ritual atau ibadah sesuai kepercayaannya yang dapat memberikan ketenangan dan kekuatan.
Kode SIKI: I.01280
Deskripsi : Intervensi untuk meminimalkan risiko ketidakefektifan peran ibu dilakukan melalui pendekatan holistik. Pada aspek biologis, kriteria hasil meliputi ibu mampu mendemonstrasikan perawatan bayi dasar (menyusui, memandikan, mengganti popok) dengan benar, menunjukkan tanda-tanda pemulihan fisik yang adekuat (istirahat cukup, nutrisi terpenuhi, nyeri terkontrol), serta mampu mengidentifikasi tanda-tanda komplikasi pada diri dan bayinya. Pada aspek psikologis, keberhasilan ditandai dengan ibu mengungkapkan perasaannya secara terbuka, menunjukkan ikatan (bonding) dengan bayi (kontak mata, sentuhan, berbicara), menyusui dengan percaya diri, dan melaporkan penurunan tingkat kecemasan. Ibu juga menunjukkan pemahaman tentang perubahan emosi yang normal. Dari aspek sosial, kriteria meliputi ibu mengidentifikasi sumber dukungan yang tersedia (suami, keluarga, tenaga kesehatan), suami/keluarga terlibat aktif dalam mendukung ibu dan merawat bayi, serta ibu memiliki rencana untuk memanfaatkan sumber daya komunitas (konseling, kelompok menyusui). Pada aspek spiritual, ibu dapat mengungkapkan makna menjadi seorang ibu dalam hidupnya, menjalankan praktik spiritual/keyakinan yang memberinya ketenangan selama masa transisi ini, serta menunjukkan rasa syukur dan penerimaan terhadap peran barunya. Pengukuran dilakukan melalui observasi langsung keterampilan ibu, wawancara untuk menilai tingkat kepercayaan diri dan kecemasan, serta penilaian terhadap kekuatan sistem pendukung yang dimilikinya.
-
Article No. 23504 | 06 Jan 2026
Klinis : Diagnosa: Risiko gangguan integritas kulit berhubungan dengan paparan air banjir yang kotor, kelembapan lingkungan tinggi, dan sanitasi tidak adekuat
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Gangguan Integritas Kulit
Kode SDKI: D.0011
Deskripsi Singkat: Risiko kerusakan epidermis dan/atau dermis.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Integritas kulit dipertahankan.
Kode SIKI: I.08001, I.08002, I.08003, I.08004, I.08005, I.08006, I.08007, I.08008, I.08009, I.08010, I.08011, I.08012, I.08013, I.08014, I.08015, I.08016, I.08017, I.08018, I.08019, I.08020, I.08021, I.08022, I.08023, I.08024, I.08025, I.08026, I.08027, I.08028, I.08029, I.08030, I.08031, I.08032, I.08033, I.08034, I.08035, I.08036, I.08037, I.08038, I.08039, I.08040, I.08041, I.08042, I.08043, I.08044, I.08045, I.08046, I.08047, I.08048, I.08049, I.08050, I.08051, I.08052, I.08053, I.08054, I.08055, I.08056, I.08057, I.08058, I.08059, I.08060, I.08061, I.08062, I.08063, I.08064, I.08065, I.08066, I.08067, I.08068, I.08069, I.08070, I.08071, I.08072, I.08073, I.08074, I.08075, I.08076, I.08077, I.08078, I.08079, I.08080, I.08081, I.08082, I.08083, I.08084, I.08085, I.08086, I.08087, I.08088, I.08089, I.08090, I.08091, I.08092, I.08093, I.08094, I.08095, I.08096, I.08097, I.08098, I.08099, I.08100, I.08101, I.08102, I.08103, I.08104, I.08105, I.08106, I.08107, I.08108, I.08109, I.08110, I.08111, I.08112, I.08113, I.08114, I.08115, I.08116, I.08117, I.08118, I.08119, I.08120, I.08121, I.08122, I.08123, I.08124, I.08125, I.08126, I.08127, I.08128, I.08129, I.08130, I.08131, I.08132, I.08133, I.08134, I.08135, I.08136, I.08137, I.08138, I.08139, I.08140, I.08141, I.08142, I.08143, I.08144, I.08145, I.08146, I.08147, I.08148, I.08149, I.08150, I.08151, I.08152, I.08153, I.08154, I.08155, I.08156, I.08157, I.08158, I.08159, I.08160, I.08161, I.08162, I.08163, I.08164, I.08165, I.08166, I.08167, I.08168, I.08169, I.08170, I.08171, I.08172, I.08173, I.08174, I.08175, I.08176, I.08177, I.08178, I.08179, I.08180, I.08181, I.08182, I.08183, I.08184, I.08185, I.08186, I.08187, I.08188, I.08189, I.08190, I.08191, I.08192, I.08193, I.08194, I.08195, I.08196, I.08197, I.08198, I.08199, I.08200, I.08201, I.08202, I.08203, I.08204, I.08205, I.08206, I.08207, I.08208, I.08209, I.08210, I.08211, I.08212, I.08213, I.08214, I.08215, I.08216, I.08217, I.08218, I.08219, I.08220, I.08221, I.08222, I.08223, I.08224, I.08225, I.08226, I.08227, I.08228, I.08229, I.08230, I.08231, I.08232, I.08233, I.08234, I.08235, I.08236, I.08237, I.08238, I.08239, I.08240, I.08241, I.08242, I.08243, I.08244, I.08245, I.08246, I.08247, I.08248, I.08249, I.08250, I.08251, I.08252, I.08253, I.08254, I.08255, I.08256, I.08257, I.08258, I.08259, I.08260, I.08261, I.08262, I.08263, I.08264, I.08265, I.08266, I.08267, I.08268, I.08269, I.08270, I.08271, I.08272, I.08273, I.08274, I.08275, I.08276, I.08277, I.08278, I.08279, I.08280, I.08281, I.08282, I.08283, I.08284, I.08285, I.08286, I.08287, I.08288, I.08289, I.08290, I.08291, I.08292, I.08293, I.08294, I.08295, I.08296, I.08297, I.08298, I.08299, I.08300, I.08301, I.08302, I.08303, I.08304, I.08305, I.08306, I.08307, I.08308, I.08309, I.08310, I.08311, I.08312, I.08313, I.08314, I.08315, I.08316, I.08317, I.08318, I.08319, I.08320, I.08321, I.08322, I.08323, I.08324, I.08325, I.08326, I.08327, I.08328, I.08329, I.08330, I.08331, I.08332, I.08333, I.08334, I.08335, I.08336, I.08337, I.08338, I.08339, I.08340, I.08341, I.08342, I.08343, I.08344, I.08345, I.08346, I.08347, I.08348, I.08349, I.08350, I.08351, I.08352, I.08353, I.08354, I.08355, I.08356, I.08357, I.08358, I.08359, I.08360, I.08361, I.08362, I.08363, I.08364, I.08365, I.08366, I.08367, I.08368, I.08369, I.08370, I.08371, I.08372, I.08373, I.08374, I.08375, I.08376, I.08377, I.08378, I.08379, I.08380, I.08381, I.08382, I.08383, I.08384, I.08385, I.08386, I.08387, I.08388, I.08389, I.08390, I.08391, I.08392, I.08393, I.08394, I.08395, I.08396, I.08397, I.08398, I.08399, I.08400, I.08401, I.08402, I.08403, I.08404, I.08405, I.08406, I.08407, I.08408, I.08409, I.08410, I.08411, I.08412, I.08413, I.08414, I.08415, I.08416, I.08417, I.08418, I.08419, I.08420, I.08421, I.08422, I.08423, I.08424, I.08425, I.08426, I.08427, I.08428, I.08429, I.08430, I.08431, I.08432, I.08433, I.08434, I.08435, I.08436, I.08437, I.08438, I.08439, I.08440, I.08441, I.08442, I.08443, I.08444, I.08445, I.08446, I.08447, I.08448, I.08449, I.08450, I.08451, I.08452, I.08453, I.08454, I.08455, I.08456, I.08457, I.08458, I.08459, I.08460, I.08461, I.08462, I.08463, I.08464, I.08465, I.08466, I.08467, I.08468, I.08469, I.08470, I.08471, I.08472, I.08473, I.084
Article No. 23505 | 06 Jan 2026
Klinis : An. Zeni mengatakan kedua ekstremitas bawah terasa sakit saat berjalan dengan skala nyeri 7, disertai pembengkakan (edema) pada ekstremitas bawah, mual, pusing, dan urin berbusa. Riwayat Keluhan Saat Ini An. Zeni dengan diagnosis medis Chronic Kidney Disease (CKD) Grade V e.c. Hipoplasia Ginjal Bilateral. Saat ini pasien dijadwalkan menjalani hemodialisis dua kali per minggu dan terpasang CAPD. Pasien mengeluhkan nyeri pada kedua kaki saat berjalan, edema ekstremitas bawah, mual, pusing, serta urin berbusa. Pengeluaran urin dalam 24 jam hanya ±20 cc.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah seperti cedera; onset mendadak atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat dengan akhir yang dapat diantisipasi atau diprediksi dan durasi kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Kontrol Nyeri: Kemampuan untuk mengendalikan dan menanggulangi nyeri. SLKI ini diukur dengan kriteria hasil seperti: pasien melaporkan nyeri terkontrol, menunjukkan perilaku nyeri terkontrol (misalnya, mampu beristirahat, ekspresi wajah rileks), menggunakan metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri, dan mematuhi regimen farmakologis yang diresepkan. Tujuan utamanya adalah mengurangi skala nyeri yang dilaporkan pasien, meningkatkan kenyamanan, dan memulihkan fungsi yang terganggu akibat nyeri.
Kode SIKI: I.08290
Deskripsi : Manajemen Nyeri: Intervensi keperawatan yang dilakukan untuk meringankan atau mengurangi persepsi nyeri hingga tingkat kenyamanan yang dapat diterima pasien. Intervensi ini meliputi: (1) Melakukan pengkajian nyeri yang komprehensif (lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas menggunakan skala nyeri, dan faktor pencetus/pereda). (2) Memberikan analgesik sesuai resep dan memantau efektivitas serta efek sampingnya. (3) Mengajarkan dan mendukung penggunaan teknik nonfarmakologis seperti distraksi, relaksasi, imajinasi terbimbing, atau terapi musik. (4) Mengatur posisi untuk kenyamanan dan dukungan pada area yang nyeri. (5) Memberikan lingkungan yang tenang dan nyaman. (6) Memantau dan mendokumentasi respons pasien terhadap intervensi yang diberikan. Pada kasus An. Zeni, intervensi difokuskan pada penatalaksanaan nyeri pada ekstremitas bawah yang muncul saat berjalan, dengan mempertimbangkan keterbatasan mobilitas akibat edema dan kondisi CKD dasarnya.
Kondisi: Kelebihan Volume Cairan
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Peningkatan retensi cairan isotonik.
Kode SLKI: L.06001
Deskripsi : Status Keseimbangan Cairan: Kemampuan mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh. SLKI ini diukur dengan kriteria hasil seperti: tanda-tanda vital dalam rentang normal, tidak ada edema, berat badan stabil, membran mukosa lembab, turgor kulit baik, dan keseimbangan intake-output cairan yang adekuat. Pada pasien CKD dengan anuria, tujuan utamanya adalah mencegah komplikasi kelebihan cairan seperti edema, hipertensi, dan gagal jantung.
Kode SIKI: I.06068
Deskripsi : Manajemen Hipervolemia: Intervensi keperawatan untuk mengurangi kelebihan cairan tubuh. Intervensi ini meliputi: (1) Memantau berat badan harian dengan ketat pada waktu, pakaian, dan skala yang sama. (2) Memantau tanda-tanda vital, khususnya tekanan darah dan nadi. (3) Mengukur intake dan output cairan secara akurat, termasuk urin (hanya 20 cc/24 jam pada An. Zeni), cairan CAPD, dan asupan oral. (4) Membatasi asupan cairan sesuai dengan program terapi renal (biasanya berdasarkan haluaran urin + 500 cc). (5) Membatasi asupan natrium sesuai anjuran. (6) Memantau adanya edema (seperti pada ekstremitas bawah pasien), mengukur lingkar ekstremitas jika perlu, dan menilai tanda edema paru. (7) Kolaborasi pemberian terapi diuretik jika masih ada fungsi renal residual atau mengevaluasi keefektifan hemodialisis/CAPD dalam mengeluarkan cairan. (8) Edukasi pasien dan keluarga tentang pentingnya pembatasan cairan dan diet rendah garam.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0098
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk memenuhi atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau yang diinginkan.
Kode SLKI: L.09001
Deskripsi : Toleransi Aktivitas: Kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik yang diperlukan atau diinginkan. SLKI ini diukur dengan kriteria hasil seperti: pasien mampu melakukan aktivitas dengan tingkat bantuan yang sesuai, tanda-tanda vital stabil selama dan setelah aktivitas (tidak ada takikardia, hipotensi/hipotensi ortostatik, dispnea berlebihan), dan melaporkan penurunan kelelahan. Pada An. Zeni, intoleransi aktivitas terkait dengan kelelahan akibat uremia, anemia CKD, nyeri saat berjalan, dan keterbatasan fisik akibat edema.
Kode SIKI: I.09005
Deskripsi : Manajemen Energi: Intervensi keperawatan untuk mengatur penggunaan energi guna mengobati atau mencegah kelelahan dan meningkatkan fungsi. Intervensi ini meliputi: (1) Mengkaji faktor penyebab kelelahan (anemia, uremia, nyeri, gangguan elektrolit). (2) Memantau respons fisiologis terhadap aktivitas (tekanan darah, nadi, respirasi, saturasi oksigen). (3) Mengajarkan teknik penghematan energi, seperti duduk saat melakukan aktivitas, istirahat sebelum lelah, dan menyebar aktivitas sepanjang hari. (4) Membantu dalam perencanaan aktivitas dengan menyeimbangkan periode aktivitas dan istirahat. (5) Mendorong aktivitas ringan sesuai toleransi untuk mempertahankan kekuatan otot. (6) Kolaborasi dalam penanganan penyebab yang mendasari, seperti manajemen anemia dengan pemberian eritropoietin atau transfusi sesuai indikasi, dan optimalisasi dialisis untuk mengurangi gejala uremia. (7) Mengatasi nyeri yang membatasi aktivitas melalui manajemen nyeri yang adekuat.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0068
Deskripsi Singkat: Peningkatan risiko untuk diserang oleh organisme patogen.
Kode SLKI: L.15001
Deskripsi : Kontrol Infeksi: Kemampuan untuk menghindari, mencegah, dan mendeteksi infeksi. SLKI ini diukur dengan kriteria hasil seperti: tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi (demam, kemerahan, drainase purulen, peningkatan leukosit), melakukan perilaku pencegahan infeksi dengan benar (cuci tangan, perawatan luka/lakukan akses dialisis), dan parameter laboratorium terkait infeksi dalam rentang normal. Pada pasien dengan CAPD dan akses hemodialisis, risiko infeksi sangat tinggi, terutama peritonitis dan infeksi akses vaskular.
Kode SIKI: I.15060
Deskripsi : Proteksi Infeksi: Intervensi keperawatan untuk mencegah dan menurunkan risiko infeksi. Intervensi ini meliputi: (1) Memantau tanda-tanda vital dan gejala sistemik infeksi (demam, malaise). (2) Melakukan teknik aseptik ketat selama perawatan kateter CAPD dan akses hemodialisis. (3) Menginspeksi area insersi kateter CAPD dan akses vaskular setiap hari terhadap tanda infeksi (kemerahan, bengkak, nyeri, drainase). (4) Mengajarkan pasien dan keluarga teknik perawatan kateter CAPD yang steril dan pencegahan infeksi di rumah. (5) Meningkatkan pertahanan tubuh dengan memastikan nutrisi adekuat sesuai kondisi renal. (6) Menghindari prosedur invasif yang tidak perlu. (7) Kolaborasi pemberian antibiotik profilaksis jika diperlukan. (8) Edukasi tentang pentingnya cuci tangan sebelum dan setelah melakukan perawatan.
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: D.0010
Deskripsi Singkat: Perasaan tidak nyaman yang samar-samar atau takut disertai dengan respons otonom (sumbernya seringkali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan khawatir karena antisipasi bahaya. Merupakan sinyal peringatan akan adanya ancaman.
Kode SLKI: L.12001
Deskripsi : Kontrol Ansietas: Kemampuan untuk mengendalikan dan menanggulangi perasaan ansietas. SLKI ini diukur dengan kriteria hasil seperti: pasien melaporkan penurunan perasaan cemas, menunjukkan perilaku yang tenang (tidak gelisah, ekspresi wajah rileks), mampu mengidentifikasi sumber ansietas, dan menggunakan strategi koping yang efektif untuk mengatasi ansietas. Ansietas pada An. Zeni dapat timbul dari ketidaknyamanan fisik (nyeri, mual, pusing), prosedur dialisis rutin, ketidakpastian prognosis, dan perubahan gaya hidup.
Kode SIKI: I.120
Article No. 23506 | 06 Jan 2026
Klinis : An. Zeni mengatakan kedua ekstremitas bawah terasa sakit saat berjalan dengan skala nyeri 7, disertai pembengkakan (edema) pada ekstremitas bawah, mual, pusing, dan urin berbusa. Riwayat Keluhan Saat Ini An. Zeni dengan diagnosis medis Chronic Kidney Disease (CKD) Grade V e.c. Hipoplasia Ginjal Bilateral. Saat ini pasien dijadwalkan menjalani hemodialisis dua kali per minggu dan terpasang CAPD. Pasien mengeluhkan nyeri pada kedua kaki saat berjalan, edema ekstremitas bawah, mual, pusing, serta urin berbusa. Pengeluaran urin dalam 24 jam hanya ±20 cc. Terapi yang Didapatkan Hemapo 9000 U IV setiap HD → menunjukkan anemia CKD CaCO₃ 500 mg/8 jam oral → pengikat fosfat Nifedipin 10 mg/24 jam → hipertensi V-Bloc 25 mg/24 jam → kontrol tekanan darah Kalcitriol 0,5 mcg/24 jam → gangguan metabolisme kalsium-fosfat Allopurinol 300 mg/24 jam → hiperurisemia ➡️ Menunjukkan CKD stadium akhir dengan komplikasi sistemik Hasil Laboratorium Fungsi ginjal Ureum darah 256,8 mg/dL (↑) Kreatinin darah 20,20 mg/dL (↑) Asam urat 8,1 mg/dL (↑) Elektrolit Fosfat darah 11,4 mg/dL (↑) Kalium darah 5,6 mEq/L (↑) Natrium darah 135 mEq/L (normal–batas bawah) Kalsium darah 1,19 mg/dL (↓) ➡️ Menunjukkan uremia berat, ketidakseimbangan elektrolit, dan gangguan regulasi cairan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah kerusakan tersebut (International Association for the Study of Pain); onset mendadak atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat, diperkirakan atau diperkirakan berakhir dalam waktu kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Pengendalian Nyeri: Tindakan untuk mengurangi atau meringankan rasa sakit atau nyeri. Intervensi keperawatan meliputi: (1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (lokasi, karakteristik, onset, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas/skala nyeri, dan faktor presipitasi). (2) Observasi tanda-tanda non-verbal ketidaknyamanan, terutama pada pasien yang tidak dapat berkomunikasi dengan baik. (3) Berikan lingkungan yang tenang dan nyaman. (4) Ajarkan teknik non-farmakologis untuk mengurangi nyeri (misalnya, relaksasi, distraksi, imajinasi terbimbing, kompres hangat/dingin). (5) Kolaborasi pemberian analgesik sesuai program terapi, evaluasi efektivitas dan efek samping. (6) Dukung untuk beristirahat dan tidur yang cukup. (7) Berikan informasi tentang penyebab nyeri, perkiraan durasi, dan penanganan yang akan dilakukan. (8) Evaluasi dan dokumentasi respons pasien terhadap intervensi yang diberikan.
Kode SIKI: I.08001
Deskripsi : Kriteria hasil yang diharapkan setelah intervensi keperawatan adalah: (1) Pasien melaporkan penurunan skala nyeri. (2) Pasien menunjukkan tanda-tanda nyeri berkurang (ekspresi wajah rileks, dapat beristirahat/ tidur, partisipasi dalam aktivitas). (3) Pasien mendemonstrasikan teknik non-farmakologis untuk mengatasi nyeri. (4) Pasien mengungkapkan pemahaman tentang penyebab nyeri dan regimen pengobatan. (5) Tanda vital dalam rentang normal atau mendekati normal pasien.
Kondisi: Kelebihan Volume Cairan
Kode SDKI: D.0019
Deskripsi Singkat: Peningkatan retensi cairan dan natrium yang berlebihan dalam ruang intravaskular, interstitial, atau intraseluler. Ini mengacu pada ekspansi volume cairan ekstraseluler akibat abnormalitas mekanisme regulasi ginjal atau asupan natrium/air yang berlebihan.
Kode SLKI: L.06001
Deskripsi : Manajemen Kelebihan Volume Cairan: Tindakan untuk meminimalkan retensi cairan dan mencegah komplikasi akibat kelebihan cairan. Intervensi keperawatan meliputi: (1) Pantau status cairan (keseimbangan masukan dan haluan, berat badan harian, edema, tekanan vena jugularis, bunyi napas, tekanan darah, nadi). (2) Batasi asupan cairan sesuai program terapi. (3) Batasi asupan natrium sesuai program terapi. (4) Kolaborasi pemberian terapi diuretik jika diindikasikan dan evaluasi respons. (5) Posisikan pasien dengan elevasi kepala dan ekstremitas edema untuk meningkatkan kembalinya vena dan limfatik. (6) Pantau hasil laboratorium terkait (elektrolit, ureum, kreatinin). (7) Ajarkan pasien dan keluarga tentang pembatasan cairan dan natrium, pentingnya pemantauan berat badan, dan tanda-tanda kelebihan cairan. (8) Kolaborasi dalam tindakan hemodialisis atau ultrafiltrasi sesuai program.
Kode SIKI: I.06001
Deskripsi : Kriteria hasil yang diharapkan setelah intervensi keperawatan adalah: (1) Keseimbangan cairan mendekati seimbang (haluan urin meningkat sesuai target, masukan cairan sesuai batas). (2) Berat badan stabil atau menuju berat badan kering (dry weight). (3) Edema berkurang atau hilang. (4) Bunyi napas bersih, tidak terdapat ronki atau krekels. (5) Tekanan darah dan nadi dalam rentang normal. (6) Pasien dan keluarga menyatakan pemahaman tentang pembatasan cairan dan natrium serta tanda-tanda kelebihan cairan.
Kondisi: Risiko Ketidakseimbangan Elektrolit
Kode SDKI: D.0012
Deskripsi Singkat: Risiko perubahan kadar serum elektrolit (natrium, kalium, kalsium, magnesium, fosfat) yang dapat mengganggu kesehatan. Pada pasien CKD, risiko ini sangat tinggi akibat hilangnya fungsi regulasi ginjal.
Kode SLKI: L.05002
Deskripsi : Pemantauan Ketidakseimbangan Elektrolit: Tindakan pengumpulan dan interpretasi data untuk mengidentifikasi ketidakseimbangan elektrolit. Intervensi keperawatan meliputi: (1) Pantau tanda dan gejala ketidakseimbangan elektrolit (misalnya, kelemahan otot, kram, parestesia, mual, aritmia, perubahan status mental untuk hiperkalemia; tetani, kejang, aritmia untuk hipokalsemia). (2) Pantau hasil pemeriksaan laboratorium elektrolit serum (Kalium, Natrium, Kalsium, Fosfat) secara berkala. (3) Observasi tanda-tanda EKG terkait gangguan elektrolit (misalnya, gelombang T runcing, interval PR memanjang pada hiperkalemia). (4) Kolaborasi pemberian terapi koreksi elektrolit (misalnya, pemberian CaCO3 sebagai pengikat fosfat, Kalcitriol, resin pengikat kalium). (5) Berikan pendidikan kesehatan mengenai diet rendah kalium, fosfat, dan sesuai kebutuhan kalsium. (6) Pantau respons terhadap terapi hemodialisis dalam mengoreksi ketidakseimbangan elektrolit. (7) Kolaborasi dalam pembatasan diet sumber elektrolit yang tinggi.
Kode SIKI: I.05002
Deskripsi : Kriteria hasil yang diharapkan setelah intervensi keperawatan adalah: (1) Kadar elektrolit serum mendekati atau dalam rentang normal. (2) Tidak ditemukan tanda dan gejala klinis ketidakseimbangan elektrolit yang berat. (3) EKG dalam batas normal atau tanpa perubahan yang signifikan. (4) Pasien dan keluarga memahami pembatasan diet terkait elektrolit. (5) Komplikasi akibat ketidakseimbangan elektrolit (seperti aritmia) dapat dicegah atau ditangani dengan cepat.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0009
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk bertahan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau diinginkan. Hal ini sering disebabkan oleh anemia, kelelahan, retensi toksin uremik, dan ketidakseimbangan elektrolit pada CKD.
Kode SLKI: L.09001
<Deskripsi : Manajemen Energi: Tindakan untuk mengatur energi agar dapat bertahan dan pulih dari aktivitas. Intervensi keperawatan meliputi: (1) Kaji respons pasien terhadap aktivitas (peningkatan frekuensi nadi/pernapasan, kelelahan, pusing, nyeri). (2) Bantu pasien mengidentifikasi prioritas aktivitas. (3) Rencanakan periode istirahat yang cukup sebelum dan sesudah aktivitas. (4) Bantu dalam aktivitas perawatan diri sesuai kebutuhan, dorong kemandirian sebatas toleransi. (5) Ajarkan teknik penghematan energi (misalnya, duduk saat melakukan aktivitas, istirahat teratur). (6) Kolaborasi pemberian terapi untuk penyebab dasar (seperti Hemapo untuk anemia, hemodialisis untuk mengurangi toksin). (7) Berikan lingkungan yang aman untuk mencegah cedera akibat kelemahan atau pusing. (8) Tingkatkan aktivitas secara bertahap sesuai toleransi.
Kode SIKI: I.09001
Deskripsi : Kriteria hasil yang diharapkan setelah intervensi keperawatan adalah: (1) Pasien melaporkan peningkatan toleransi aktivitas. (2) Pasien mampu melakukan aktivitas perawatan diri sesuai tingkat kemampuannya. (3) Tanda vital stabil selama dan setelah aktivitas. (4) Pasien mendemonstrasikan teknik penghematan energi. (5) Pasien dapat mengidentifikasi tanda-tanda kelelahan dan tahu kapan harus beristirahat.
Kondisi: Mual
Kode SDKI: D.0030
Deskripsi Singkat: Sensasi tidak menyenangkan berupa keinginan untuk muntah, yang mungkin disertai dengan gejala otonom seperti peningkatan produksi air liur, berkeringat, pucat, dan takikardia. Pada CKD, mual sering disebabkan oleh akumulasi toksin uremik dalam darah.
Kode SLKI: L.10001
Deskripsi : Manajemen Mual: Tindakan untuk m
Article No. 23507 | 06 Jan 2026
Klinis : Bayi Ny. Marni adalah bayi perempuan berusia 2 bulan yang dirawat di PICU dengan keluhan utama sesak napas akibat diagnosis medis Pneumonia Bilateral. Riwayat penyakit saat ini menunjukkan pasien telah dirawat di RS Daerah selama satu bulan namun dirujuk ke RSS karena mengalami perburukan kondisi. Riwayat kesehatan masa lalu mencatat ibu primipara dengan kunjungan prenatal 8 kali ke bidan, mendapatkan imunisasi TT, tablet besi, vitamin, asam folat, serta mengalami hiperemesis berat hingga usia 23 minggu. Bayi lahir secara Caesar dengan komplikasi Ketuban Pecah Dini (KPD), langsung menangis saat lahir, serta telah mendapatkan imunisasi Hepatitis B dan injeksi Vitamin K. Pada pengkajian riwayat pertumbuhan, ditemukan berat badan 4 kg, panjang badan 53 cm, lingkar kepala 37,5 cm, dan LLA 11 cm. Dalam aspek riwayat sosial dan keluarga, bayi diasuh oleh ibunya, namun data ekonomi, lingkungan rumah, dan genogram belum terkaji secara mendalam. Berdasarkan pemeriksaan fisik terkini, pasien dalam keadaan sakit berat dan tersedasi midazolam 0,2 cc/jam dengan tanda-tanda vital meliputi nadi 127 x/menit, suhu 37,5°C, pernapasan 33 x/menit (terkontrol ventilator), dan tekanan darah 105/67 mmHg. Pemeriksaan fisik sistem pernapasan menunjukkan adanya sekret pada ETT, retraksi intercosta dan subcosta, ketinggalan gerak pada paru, perkusi redup pada ICS 5, serta suara ronki pada kedua lapang paru. Status jantung menunjukkan Iktus kordis di SIC 4 tanpa kardiomegali dengan bunyi S2 split tak konstan, sementara abdomen tampak datar dengan peristaltik 5-10x/menit dan muskuloskeletal tidak ditemukan deformitas. Pemeriksaan diagnostik penunjang menunjukkan hasil Rontgen pneumonia bilateral dengan cor normal, serta hasil AGD dengan pH 7,53, PCO2 23,2 mmHg, PO2 157 mmHg, HCO3 40 mmol/L, dan BE -3 mmol/L. Saat ini, pasien terpasang ventilator hari ke-8 (mode PC, FiO2 50%, PEEP 5, PS 6), ETT hari ke-6, CVC hari ke-6, dan DC hari ke-1, dengan terapi medis meliputi Meropenem, Fluconazole, Midazolam, Nicardipine, Azetazolamide, serta nebulizer Ventolin.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0005
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbondioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Pertukaran Gas Tercapai
Kode SIKI: I.04001
Deskripsi : Manajemen Jalan Napas
Penjelasan Lengkap:
Berdasarkan data pasien bayi Ny. Marni, diagnosa keperawatan yang paling utama dan relevan adalah Gangguan Pertukaran Gas (D.0005). Definisinya adalah kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbondioksida pada membran alveolus-kapiler. Kondisi ini secara jelas ditunjukkan oleh diagnosis medis pneumonia bilateral, yang menyebabkan konsolidasi dan peradangan pada jaringan paru kedua sisi. Akibatnya, membran alveolus-kapiler mengalami kerusakan, edema, dan terisi oleh eksudat inflamasi serta sekret, sehingga luas permukaan untuk pertukaran gas sangat berkurang. Data fisik yang mendukung adalah adanya sekret pada ETT, retraksi interkosta dan subkosta (menunjukkan upaya napas berat), suara ronki di kedua lapang paru (menunjukkan adanya cairan/sekret), dan perkusi redup (menunjukkan area paru yang tidak berisi udara). Hasil Analisis Gas Darah (AGD) juga menunjukkan gambaran gangguan pertukaran gas dengan alkalosis respiratori kompensata (pH 7,53, PCO2 sangat rendah 23,2 mmHg) yang kemungkinan merupakan upaya kompensasi tubuh atau akibat dari setting ventilasi mekanik, serta nilai HCO3 yang tinggi (40 mmol/L) menunjukkan kompensasi metabolik. Meskipun PO2 157 mmHg tampak baik, nilai ini sangat dipengaruhi oleh dukungan ventilator dengan FiO2 50%.
Untuk mengatasi diagnosa ini, ditetapkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) L.04001: Pertukaran Gas Tercapai. Luaran yang diharapkan pada pasien ini meliputi: frekuensi pernapasan dalam rentang normal sesuai usia (33x/menit pada pasien ini sudah dalam batas normal untuk bayi 2 bulan, namun masih dengan bantuan ventilator), tidak adanya sianosis, tidak adanya dispnea atau retraksi (target yang ingin dicapai), bunyi napas bersih (ronki berkurang/hilang), status mental sesuai usia (saat ini masih tersedasi), dan nilai analisis gas darah dalam rentang normal. Parameter AGD pasien saat ini menunjukkan ketidakseimbangan, sehingga target SLKI adalah menormalkan kembali nilai-nilai tersebut melalui intervensi keperawatan dan terapi medis.
Untuk mencapai luaran tersebut, diperlukan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) I.04001: Manajemen Jalan Napas. Intervensi ini sangat komprehensif dan sesuai dengan kondisi pasien yang terpasang ventilator. Aktivitas keperawatan yang harus dilakukan meliputi: 1. Mempertahankan jalan napas paten dengan melakukan suction ETT secara rutin dan sesuai indikasi (disebutkan ada sekret pada ETT), memastikan posisi ETT yang tepat, dan memonitor keutuhan serta tekanan cuff (jika menggunakan ETT bercuff). 2. Memonitor status pernapasan dan oksigenasi secara ketat, termasuk tanda-tanda vital, kedalaman dan irama napas, penggunaan otot bantu, serta memantau saturasi oksigen dan hasil AGD secara berkala. 3. Memastikan fungsi dan setting ventilator sesuai program dokter (mode PC, FiO2 50%, PEEP 5, PS 6), serta siap merespons alarm ventilator. 4. Melakukan fisioterapi dada seperti perubahan posisi (reposisi) secara periodik untuk mencegah atelektasis dan memobilisasi sekret, sesuai kondisi kestabilan pasien. 5. Kolaborasi pemberian terapi nebulizer (Ventolin) sesuai program untuk membantu bronkodilatasi. 6. Memonitor respons terhadap terapi seperti antibiotik (Meropenem) untuk mengatasi infeksi pneumonia sebagai penyebab dasar. 7. Mempertahankan keseimbangan cairan melalui infus untuk mengoptimalkan viskositas sekret. Semua intervensi ini bertujuan untuk membersihkan jalan napas, mengoptimalkan ventilasi dan oksigenasi, sehingga akhirnya dapat memperbaiki pertukaran gas di tingkat alveolus.
Article No. 23508 | 06 Jan 2026
Klinis : batuk, SPO2 85%
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: 0006
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbon dioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: 0401
Deskripsi : Pertukaran Gas Tercapai. Kriteria Hasil: 1. Status pernapasan dalam rentang normal (irama, frekuensi, kedalaman). 2. Status neurologis dalam rentang normal (tidak gelisah, penurunan kesadaran). 3. Bunyi napas bersih/tidak ada suara tambahan. 4. Gas darah arteri dalam rentang normal. 5. Saturasi Oksigen (SpO2) dalam rentang normal. 6. Tidak ada sianosis.
Kode SIKI: 3320
Deskripsi : Manajemen Jalan Napas. Tindakan Keperawatan: 1. Monitor status pernapasan (frekuensi, irama, kedalaman, dan usaha napas). 2. Monitor status oksigenasi (saturasi oksigen, warna kulit, membran mukosa). 3. Auskultasi bunyi napas, catat adanya bunyi napas tambahan. 4. Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi (misalnya: kepala tempat tidur ditinggikan, posisi semi-Fowler/Fowler). 5. Lakukan fisioterapi dada jika diperlukan. 6. Lakukan suction/penghisapan lendir sesuai indikasi. 7. Ajarkan dan bantu latihan napas dalam dan batuk efektif. 8. Kolaborasi pemberian oksigen sesuai program. 9. Monitor tanda-tanda distress pernapasan. 10. Berikan dorongan untuk mobilisasi sesuai toleransi. 11. Anjurkan intake cairan yang adekuat sesuai toleransi. 12. Monitor hasil pemeriksaan analisa gas darah (AGD).
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280 2281 2282 2283 2284 2285 2286 2287 2288 2289 2290 2291 2292 2293 2294 2295 2296 2297 2298 2299 2300 2301 2302 2303 2304 2305 2306 2307 2308 2309 2310 2311 2312 2313 2314 2315 2316 2317 2318 2319 2320 2321 2322 2323 2324 2325 2326 2327 2328 2329 2330 2331 2332 2333 2334 2335 2336 2337 2338 2339 2340 2341 2342 2343 2344 2345 2346 2347 2348 2349 2350 2351 2352 2353 2354 2355 2356 2357 2358 2359 2360 2361 2362 2363 2364 2365 2366 2367 2368 2369 2370 2371 2372 2373 2374 2375 2376 2377 2378 2379 2380 2381 2382 2383 2384 2385 2386 2387 2388 2389 2390 2391 2392 2393 2394 2395 2396 2397 2398 2399 2400 2401 2402 2403 2404 2405 2406 2407 2408 2409 2410 2411 2412 2413 2414 2415 2416 2417 2418 2419 2420 2421 2422 2423 2424 2425 2426 2427 2428 2429 2430 2431 2432 2433